Rabu, 23 Juni 2010

Protap Pengoperasian Short Wave Diathermy

1. Tempatkan alat pada ruang tindakan.

2. Lepaskan penutup debu

3. Siapkan aksesoris (electrode)

4. Hubbungkan alat dengan terminal pembumian

5. Hubungkan alat dengan catu daya

6. Hidupkan alat dengan menekan tombol ON/OFF ke posisi ON.

7. Lakukkan pemanasan secukupnya

8. Atur tombol sesuai kebutuhan pelayanan

9. Lakukan test fungsi tombol emergenci stop

10. Jelaskan fungsi dan cara penggunaan tombol emergenci stop pada pasien.

11. Perhatikan protap pelayanan

12. Beritahukan kepada pasien, mengenai tindakan yang akan di lakukan

13. Tentukan electrode yang akan di gunakan dan pasang pada alat.

14. Atur intensitas energi sesuai yang di perlukan

15. Tempatkan electrode pada obyek

16. Atur waktu penyinaran

17. Lakukan penyinaran. Perhatikan kondisi pasien

18. Setelah terapi selesai, kembalikan tombol intensitas energi keposisi minimum/nol.

19. Matikan alat dengan menekan atau memutar tombol ON/OFF ke posisi OFF.

20. Lepaskan hubungan alat dengan catu daya

21. Lepaskan kebel pembumian

22. Lepaskan electrode dan bersihkan

23. Bersihkan alat. Pastikan alat short wave diathermy dalam keadaan baik dan siap di fungsikan pada pemakaian berikutnya.

24. Simpan alat dan aksesoris ke tempat semula dan Pasang penutup debu

25. Catat beban kerja alat - dalam jumlah pasien

Protap Pengoperasian Operating Lamp

1. Lepaskan penutup debu

2. hubungkan alat ke catu daya (melalui hand switch atau saklar)

3. hidupkan alat dengan menekan atau memutar tombol ON/OFF ke posisi ON

4. periksa regulator intensitas cahaya, dari posisi minimum ke posisi maksimum.

5. Periksa pengatur focus penyinaran.

6. Periksa kestabilan posisi lampu

7. Perhatikan protap pelayanan

8. Atur posisi lampu sesuai yang di kehendaki

9. Atur intensitas cahaya, sesuai keperluan

10. Atur focus penyinaran

11. Alat siap di operasikan, lakukan tindakan

12.Setelah selesai, kembalikan pengatur intensitas penyinaran ke posisi minimunm

13. Matikan lampu operasi dangan menekan tombol ON/OFF ke posisi OFF.

14. Lepaskan hubungan alat dengan catu daya.

15. Kembalikan posisi operating lamp ke posisi parkir. Pastikan operating lamp dalam kondisi baik dan siap di fungsikan pada pemakaian berikutnya.

16. Pasang penutup debu

17. Catat beban kerja alat - dalam jumlah pasien

Protap Pengoperasian Inkubator Perawatan

1. Tempatkan alat pada ruang tindakan.

2. Lepaskan penutup debu. Kunci roda penggerak.

3. siapkan dadn pasang aksesoris (filter bakteri, acces cup,atau iris cup, skin probe temperetur).

4. periksa: pengatur posisi matras, sungkup pengontrol, volume air, gas oksigen, flow meter).

5. hubungkan alat dengan terminal pembumian

6. hubungkan alat dengan catu daya.

7. hidupkan alat dengan menekan atau memutar tombol ON/OFF ke posisi ON

8. lakukan pemanasan secukupnya

9. atur dan periksa temperature control, humidity atau electric fan

10. hubungkan alat dengan konektor gas oksigen.

11. Periksa sistim alarm

12. perhatikan protap pelayanan

13. Beritahukan kepada pasien, mengenai tindakan yang akan di lakukan

14. atur temperetur control, sesuai keperluan.

15. atur aliran oksigen sesuai keperluan

16. pasang skin sensor temperature, bila ada.

17. perhatikan indicator atau monitor temperature dan kelembapan dalam chamber pastikan alat berfungsi dengan baik

18. masukkan bayi ke dalam incubator perawatan yang telah stabil temperetur dan kelembapannyadan pantau fungsi alat. Pastikan acces cup dan sungkup tertutup dengan baik.

19. setelah selesai, keluarkan bayi dari incubator perawatan. Kembalikan posisi temperature regulator kr posisi minimum

20. matikan alat dengan menekan atau memutar tombol ON/OFF ke posisi OFF.

21. lepaskan aksesoris dari alat

22. lepaskan hubungan alat dari catu daya

23. lepaskan kabel pembumian

24.lepaskan hubungan alat dengan tabung gas oksigen.

25. bersihkan alat. Pastikan alat incubator perawatan dalam keadaan baik dan siap di fungsikan pada pemakaian berikutnya

26. Pasang penutup debu

27. Simpan alat dan aksesoris ketempat semula.

28. Catat beban kerja alat - dalam jumlah pasien

Protap Pengoperasian Foetal Doopler

1. tempatkan alat pada ruang pemariksaan

2. lepaskan penutup debu

3. siapkan bahan operasional ( jelly dan tissue)

4. hubungkan alat ke catu daya (bila menggunakan tegangan AC)

5. hidupkan alat dengan menekan atau memutar tombol ON atau OFF ke posisi ON

6. periksa kondisi indicator baterai. Bila low batt, lakukan pengisian baterai.

7. Periksa kondisi probe

8. Periksa volume suara dengan merubah sound level legulator

9. Perhatikan protap pelayanan

10. Beritahukan kepada pasien, mengenai tindakan yang akan di lakukan

11. Oleskan jally pada permukaan kulit (obyek)

12. Tenpatkan probe pada posisi obyek

13. Atur sound level regulator, sesuai keperluan

14. Lakukan pemeriksaan

15. Setelah pengoperasian selesai, matikan alat dengan menekan tombol ON atau OFF keposisi OFF.

16. Kembalikan posisi sound level regulator ke posisis minimum atau nol

17. Lepaskan hubungan alat dari catu daya

18. Bersihkan probe dan alat. Pastikan alat foetal Doppler dalam kondisi baik dan siap di fungsikan pada pemakaian berikutnya.

19. Pasang penutup debu

20. Simpan alat dan aksesoris ketempat semula.

21. Catat beban kerja alat - dalam jumlah pasien

Protap Pengoperasian Bedside Monitor

  1. Lepaskan penutup debu
  2. Siapkan aksesoris dan pasang sesuai kebutuhan
  3. Hubungkan alat ke terminal pembumian
  4. Hubungkan alat ke catu daya
  5. Hidupkan alat dengan menekan/mamutas tombol ON/OFF
  6. Set rentang nilai (range) untuk temperatur, pulse dan alarm
  7. Perhatikan protap pelayanan
  8. Beritahukan kepada pasien mengenai tindakan yang akan dilakukan
  9. Hubungkan patient cable, stap dan chest electrode ke pasien dan pastikan sudah terhubung dengan baik
  10. Lakukan monitoring
  11. Lakukan pemantauan display terhadap heart rate, ECG wave form, pulse, temperatur, saturasi oksigen (SpO2), NiBP, tekanan hemodinamik
  12. Setelah pengoperasian selesai matikan alat dengan menekan tombol ON/OFF
  13. Lepaskan hubungan alat dari catu daya
  14. Lepaskan hubungan alat dari terminal pembumian
  15. Lepaskan patient cable, strap, chest electrode dan bersihkan
  16. Pastikan bahwa Bedside Monitor dalam kondisi baik dan siap difungsikan lagi
  17. Pasang penutup debu
  18. Simpan alat dan aksesoris ke tempat semula
Catat beban kerja – dalam jumlah pasien

Protap Pengoperasian Electrocardiograph

  1. Tempatkan alat pada ruangan tindakan
  2. Lepaskan penutup debu
  3. Siapkan patient cable, strap electrode, chest electrode, kertas perekam dan jelli/pasta
  4. Pasang patient cable, kertas rekam pada alat
  5. Hubungkan alat ke terminal pembumian
  6. Hubungkan alat dengan catu daya
  7. Hidupkan alat dengan menekan tombol ON/OFF ke posisi ON
  8. Lakukan pemanasan secukupnya
  9. Atur selector pada posisi STD, lakukan kalibrasi dengan menekan tombol kalibrasi berulang-ulang dan atur switch RUN paper speed pada posisi RUN, kemudian amati bentuk pulsa pada kertas rekam(bentuk pulsa segi empat/square wave)
  10. Perhatikan protap pelayanan
  11. Beritahukan kepada pasien mengenai tindakan yang akn dilakukan
  12. Oleskan jelly pada pasien secukupnya
  13. Pasang strap electroda, chest electroda pada patient cable
  14. Pasang strap electroda, chest electroda pada pasien
  15. Masukkan data pasien
  16. Pilih program (auto / manual) dan Lakukan pemeriksaan
  17. Setelah pengoperasian selesai, matikan alat dengan menekan tombolON/OFF
  18. Lepaskan hubungan alat dari catu daya
  19. Lepaskan hubungan alat terminal pembumian
  20. Lepaskan strap electroda, chest electroda pada patient cable
  21. Bersihkan stap dan chest electroda serta patient cable
  22. Pastikan ECG dalam kondisi baik dan siap difungsikan kembali
  23. Pasang penutup debu
  24. Kembalikan alat dan aksesoris ke tempat semula
  25. Catat beban kerja – dalam jumlah pasien

Protap Pengoperasian Infusion Pump

  1. Tempatkan alat pada ruang tindakan
  2. Lepaskan penutup debu
  3. Pasang cairan infus dan hubungkan ke alat
  4. Pasang Infusion set
  5. Hubungkan alat dengan datu daya
  6. Hidupkan alat dengan menekan/memutar tombol ON/OFF ke posisi ON
  7. Cek fungsi alarm
  8. Lakukan pemanasan secukupnya
  9. Perhatikan protap pelayanan
  10. Beritahukan kepada pasien mengenai tindakan yang akan dilakukan
  11. Alirkan cairan infus ke infusion set sampai tak ada gelembung udara
  12. Tentukan jumlah tetesan permenit
  13. Set alarm pada posisi ON
  14. Lakukan tindakan
  15. Setelah tindakan selesai, matikan alat dengan menekan/memutar tombol ON/OFF ke posisi OFF
  16. Lepaskan hubungan alat dari catu daya
  17. Lepaskan infusion bag dan lepaskan slang-slang infus. Pastikan bahwa infusion pump dalam kondisi baik dan dapat ddifungsikan pada pemakaian berikut
  18. Pasang penutup debu
  19. Simpan infusion pump di tempatnya
  20. Catat beban kerja – dalam jumlah pasien